Kepala Pelaksana BPBD Jatim Gatot Soebroto menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang dilakukan bersama tim dari Jepang, BRIN, dan Universitas Budi Luhur.
Menurut Gatot, kerja sama tersebut bukan kali pertama dilakukan. Kolaborasi dengan berbagai pihak terus diperkuat mengingat Jawa Timur memiliki potensi bencana yang cukup beragam.
“Selain dampak fisik, tentu juga ada dampak psikologis akibat padatnya aktivitas mereka, dan beban hidup keluarga yang kerap mereka tinggalkan,” ujarnya.