Wamenperin Dorong Industri Perikanan Jatim Perkuat Pasar Ekspor

pemerintahan | 28 Agustus 2026 07:44

 

Perkuat Sektor Hulu

 

Faisol menjelaskan salah satu persoalan yang perlu mendapat perhatian bukan hanya pada sektor hilir, tetapi juga ketersediaan bahan baku dari sektor hulu.

 

Menurutnya, industri pengolahan membutuhkan pasokan ikan dan udang yang cukup serta berkelanjutan. Karena itu, penguatan sektor budidaya, khususnya udang, menjadi salah satu langkah penting untuk mendukung industri pengolahan.

 

“Tantangannya adalah kita harus bisa membuat in-line bahan baku dari hulu hingga ke proses pengolahan. Hari ini kita masih kalah jauh di hulu, terutama di budidaya udang,” ujarnya.

 

Faisol menilai keterhubungan antara sektor hulu dan hilir perlu diperkuat agar industri pengolahan dapat meningkatkan produksi secara konsisten sekaligus memenuhi permintaan pasar ekspor.

 

Di sisi lain, Direktur PT BMI Aris Utama menyampaikan bahwa perusahaan saat ini mampu mengekspor sekitar 35.000 ton produk hasil laut setiap tahun.

 

Komoditas yang diekspor meliputi ikan, udang, rajungan hingga gurita. Produk tersebut dipasarkan ke sejumlah negara, di antaranya Amerika Serikat, Jepang, Tiongkok dan beberapa negara di Eropa.

 

“35.000 ton total semua per tahun. Paling banyak Amerika sekitar 80 persen,” katanya.