Antisipasi Sesar Aktif, BPBD Surabaya Bakal Pasang Lima Alat Deteksi Gempa pada 2026

pemerintahan | 19 September 2026 17:34

 

Alat tersebut dibekali teknologi kecerdasan buatan (AI) yang mampu merekam getaran dari skala kecil hingga kuat secara instan tanpa jeda. Untuk tahap awal, pemasangan diprioritaskan di ruang publik atau perkantoran yang memiliki koneksi internet stabil. Kedepannya, data dari unit seismograf ini akan diintegrasikan langsung dengan pusat kendali Command Center 112 sebagai bagian dari pembangunan sistem peringatan dini.

 

 

Meskipun secara ideal Surabaya membutuhkan sekitar 14 stasiun pemancar untuk mencakup seluruh wilayah, pengadaan 4–5 unit ini diposisikan sebagai langkah awal pemetaan mitigasi bencana.

 

Di sisi lain, Pakar Geologi ITS, Prof. Amien Widodo, menjelaskan bahwa Patahan Surabaya dan Patahan Waru memiliki karakteristik patahan naik (thrust fault). Aktivitas geologis ini ditandai dengan dorongan dari bawah permukaan bumi yang mengangkat lapisan tanah secara perlahan hingga membentuk bukit-bukit memanjang di wilayah perkotaan.

 

"Pemasangan alat-alat seismograf ini sangat diperlukan untuk memonitor pergerakan sesar secara real-time. Dengan mengetahui tingkat keaktifannya, kita dapat terus bersiaga dan meningkatkan kewaspadaan apabila sewaktu-waktu terjadi pergerakan yang lebih signifikan," terang Amien.