Program tarif Rp0 ini berlaku untuk seluruh koridor reguler Trans Jatim yang beroperasi di wilayah aglomerasi Gerbangkertosusila (Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, Lamongan) hingga wilayah Malang Raya. Namun, Pemprov Jatim menegaskan pembebasan tarif ini tidak berlaku untuk layanan Trans Jatim Luxury.
Melalui momentum ini, Pemprov Jatim berharap masyarakat yang belum pernah memanfaatkan angkutan massal dapat mencobanya secara langsung. Khofifah menilai kemudahan akses transportasi umum menjadi kunci utama dalam membangun kebiasaan mobilitas harian yang ramah lingkungan dan efisien.
"Trans Jatim kami hadirkan untuk mendukung mobilitas masyarakat. Ketika transportasi publik semakin mudah dijangkau dan semakin sering digunakan, masyarakat punya lebih banyak pilihan untuk pergi ke tempat kerja, sekolah, maupun pusat kegiatan lainnya," jelasnya.