JAKARTA, PustakaJC.co - Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) terus memacu penyerapan kuota Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) di Jawa Timur. Hingga pertengahan Oktober 2026, realisasi pembiayaan rumah subsidi di Jawa Timur baru menyentuh 25,68 persen atau setara 7.704 unit dari total alokasi 30.000 unit.
Guna mengoptimalkan kuota yang masih tersisa, BP Tapera menggelar audiensi bersama para pengembang di Kota Madiun, Jawa Timur, Sabtu, (17/10/2026). Langkah ini dimaksudkan untuk menjaring solusi serta memperkuat kolaborasi antara pengembang dan bank penyalur. Dilansir dari kompas.com, Minggu, (18/10/2026).
Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho, menyatakan pihaknya telah merancang agenda akad massal sebagai strategi utama mengejar target capaian hingga akhir tahun.
"Desember mendatang akan direncanakan akad massal di Provinsi Jawa Timur, jadi kami perlu dukungan dan kontribusi dari para developer bersama bank penyalur," kata Heru, Minggu, (18/10/2026).