SURABAYA, PustakaJC.co - Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) bersama Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) RI resmi memperkuat sinergi lintas sektor guna menekan risiko penularan zoonosis dan Penyakit Infeksi Emerging (PIE). Langkah strategis ini diwujudkan melalui penguatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang melibatkan jajaran pemerintah pusat, daerah, akademisi, hingga masyarakat.
Pentingnya koordinasi antarinstansi tersebut mengemuka dalam forum Asesmen Implementasi PHBS untuk Pencegahan Zoonosis dan PIE Tingkat Provinsi Jawa Timur yang digelar di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Surabaya, Kamis, (22/10/2026).
Staf Ahli Bidang Hukum dan Tata Kelola Pemerintahan Kemenko PMK RI, Aris Darmansyah Edisaputra, menegaskan bahwa penanganan ancaman zoonosis tidak bisa dilakukan secara parsial oleh satu dinas atau lembaga saja. Keterlibatan aktif dari berbagai sektor menjadi kunci utama dalam pembiasaan PHBS, baik pada skala individu maupun lingkungan. Dilansir dari kominfojatim.go.id, Jumat, (23/10/2026).
"Pencegahan zoonosis tidak dapat dilakukan oleh satu sektor saja. Setiap sektor perlu menjalankan kewenangan dan memberikan kontribusi nyata dalam mengurangi risiko penularan," ujar Aris dalam sambutannya.