Hujan di Sejumlah Wilayah Jatim Dipicu Operasi Modifikasi Cuaca, Kemarau Masih Berlangsung

pemerintahan | 28 Oktober 2026 17:45

 

Selain wilayah tersebut, pelaksanaan OMC juga berlangsung di Malang dan sebagian wilayah Bondowoso, sementara kawasan Mataraman tercatat belum dilakukan modifikasi cuaca.

 

Taufiq menegaskan, masyarakat diharapkan tidak menyimpulkan bahwa hujan ini menandakan akhir dari musim kemarau. Berdasarkan analisis BMKG, fenomena El Nino yang menguat menjadi faktor utama pemicu mundurnya awal musim hujan di kawasan Jawa Timur.

 

BMKG memprediksi awal musim hujan secara alami di sebagian besar wilayah Jawa Timur baru akan dimulai pada kurun waktu Desember 2026 hingga Februari 2027.

 

"Sebanyak 68 dari 74 Zona Musim (ZOM) di Jawa Timur, atau sekitar 90,6 persen wilayah, diprediksi baru akan memasuki musim hujan pada bulan Desember," pungkasnya. (ivan)