Meskipun agenda pokok—seperti ziarah ke makam para Gubernur Jatim terdahulu dan Upacara Peringatan Hari Jadi ke-81—tetap dilaksanakan, pendorong utama peringatan kali ini berpusat pada serangkaian bakti sosial. Setiap perangkat daerah diminta menginisiasi program sosial di sektornya masing-masing, mulai dari penanganan stunting, khitanan massal, donor darah, aksi bersih-bersih sungai, hingga gelaran pasar murah untuk menjaga daya beli warga.
Seluruh kegiatan tersebut dirancang terdesentralisasi agar manfaatnya tersebar merata, tidak hanya menumpuk di pusat pemerintahan provinsi.
"Kegiatan sosial ini dilaksanakan oleh masing-masing perangkat daerah dan direkap sebagai bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-81, sehingga pelaksanaannya tidak harus seluruhnya terpusat dalam satu agenda besar," jelasnya.