Atas komitmen tersebut, Pemprov Jatim berhasil menyabet penghargaan peringkat pertama Indonesia Halal Industry Award (IHIA) 2026 dari Kementerian Perindustrian RI untuk kategori Lembaga Pemerintahan Pendukung Program Halal Subkategori Pemerintah Daerah Provinsi.
Guna memperluas akses pasar, Pemprov Jatim secara konsisten menggelar program Misi Dagang yang dikombinasikan dengan pertemuan industri halal. Dalam agenda terbaru, terjalin komitmen transaksi yang nilainya mencapai sekitar Rp6,7 triliun.
Rangkaian komitmen bisnis tersebut dijadwalkan bakal ditindaklanjuti melalui pertemuan lanjutan dan kunjungan calon investor yang berlangsung secara bertahap mulai Oktober, November, hingga awal Januari mendatang.
“Ini bagian dari penguat sistem ekonomi halal yang sedang kita tumbuh kembangkan,” tambah Khofifah.