Dalam perhelatan tersebut, komoditas unggulan Jawa Timur yang diserap pasar Sumut antara lain hasil olahan daging unggas, susu, telur, produk olahan perikanan, beras premium, gula kristal, benih jagung dan hortikultura, pupuk NPK, kopi, hingga produk manufaktur seperti sepatu kulit dan multiplek/plywood.
Di sisi lain, Jawa Timur menyerap sejumlah produk andalan Sumatra Utara, di antaranya komoditas hortikultura seperti wortel dan jeruk, hasil laut kepiting pasteurisasi, kopi luwak, hingga olahan kelapa seperti arang batok dan cocopeat.
Gubernur Sumatra Utara, Bobby Afif Nasution, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif Pemprov Jatim. Bobby menilai kolaborasi ini tidak hanya memberikan dampak ekonomi langsung bagi para pelaku usaha lokal, tetapi juga menjadi benchmarking penting bagi Pemprov Sumut dalam mengoptimalkan potensi perdagangan daerah.
“Misi dagang ini membawa kebaikan kepada para pelaku usaha dan pembelajaran kepada Pemerintah Provinsi Sumatra Utara. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini bisa lebih kita masifkan lagi untuk memperkenalkan produk-produk dan potensi yang ada di Sumatra Utara,” ungkap Bobby. (ivan)