Misi Dagang Jatim-Aceh Tembus Rp1,21 Triliun, Perkuat Konektivitas Antardaerah

parlemen | 20 Oktober 2026 13:35

Misi Dagang Jatim-Aceh Tembus Rp1,21 Triliun, Perkuat Konektivitas Antardaerah
Misi Dagang dan Investasi Jawa Timur–Aceh. (dok kominfo)

BANDA ACEH, PustakaJC.co - Misi Dagang dan Investasi yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) bersama Pemerintah Aceh berhasil mencatatkan transaksi final mencapai Rp1.218.708.522.000 (Rp1,21 triliun). Forum bisnis yang berlangsung di Banda Aceh, Senin (19/10/2026) ini digelar untuk memperkuat hubungan perdagangan antardaerah sekaligus memperluas pasar bagi produk unggulan kedua provinsi.

 

Berdasarkan data final Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Timur, total transaksi tersebut didominasi oleh penjualan produk Jatim ke Aceh senilai Rp1,04 triliun (Rp1.044.828.522.000). Sementara itu, nilai pembelian komoditas Aceh oleh pelaku usaha Jatim mencapai Rp173,88 miliar (Rp173.880.000.000). Dilansir dari kominfojatim.go.id, Selasa, (20/10/2026).

 

Misi dagang kali ini mempertemukan secara langsung 40 pelaku usaha dari Jawa Timur dengan 109 pelaku usaha asal Aceh. Berbagai komoditas lintas sektor diperdagangkan, mulai dari pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan, pangan, hingga industri pengolahan.

 

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menegaskan bahwa misi dagang tidak sekadar forum transaksi jual-beli, melainkan ruang strategis dalam membangun sinergi lintas sektor antarwilayah.

 

"Misi dagang ini tidak hanya mempertemukan traders dan buyers dari Jawa Timur dan Aceh, tetapi juga berbagai elemen strategis lintas sektor. Forum ini menjadi ruang memperkuat sinergi dalam membangun NKRI melalui pemahaman, kepercayaan, dan sikap saling menghormati," ujar Khofifah.