“Untuk sektor formal relatif aman karena ada sistem perekrutan dan pengawasan ketat. Tapi di sektor informal dan usaha kecil, anak-anak banyak yang tidak tercatat dan itu tantangan terbesar kita,” jelas Khofifah.
Ia menambahkan, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Perlu kolaborasi semua pihak, mulai dari keluarga, sekolah, tokoh masyarakat, hingga dunia usaha untuk menghentikan praktik mempekerjakan anak.
“Anak-anak apalagi yang masih usia SD dan SMP, mereka masih waktunya bermain, belajar, dan berkembang. Situasi ini harus jadi perhatian semua pihak,” tegasnya.