Menurut Khofifah, kebahagiaan anak tak hanya datang dari teknologi. “Kita lihat tadi, anak-anak bisa tampil luar biasa tanpa perlu gadget. Mereka aktif, semangat, dan penuh ekspresi,” ujarnya.
Anak-anak tampak riang memainkan permainan tradisional, mengikuti dongeng, menyaksikan sulap dan pertunjukan hadrah, serta berpartisipasi dalam tarian Pugno.
Menteri Arifah Fauzi mengapresiasi semangat anak-anak Jatim yang ceria dan kreatif. Ia menekankan, HAN bukan hanya seremonial, tapi bentuk nyata kepedulian negara.