Ia berharap, doa dan salat ghaib yang dipanjatkan masyarakat Jawa Timur dapat menjadi penghantar bagi para korban yang wafat, serta memberikan kekuatan bagi keluarga yang ditinggalkan.
“Mudah-mudahan para almarhum dan almarhumah diterima di tempat terbaik. Yang masih hilang semoga segera ditemukan, dan yang sedang dirawat diberi kesembuhan,” tambahnya.
Selain doa, Pemprov Jatim juga telah mengirimkan berbagai bantuan logistik untuk masyarakat terdampak. Pada Minggu (30/1), Khofifah secara langsung menyalurkan bantuan atas nama Pemprov dan masyarakat Jawa Timur kepada warga di Sumatera Utara. Disusul pada Senin, (1/12/2025), bantuan kembali dikirim melalui Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak, untuk masyarakat di Sumatera Barat.
“Insya Allah besok kami akan menyampaikan bantuan kepada masyarakat terdampak di Aceh,” jelasnya.