Pemprov Jatim Gandeng KPID Perkuat Penyiaran Jelang Kick Off Piala Dunia 2026

parlemen | 29 Januari 2026 05:48

 

Ia menegaskan, KPID Jatim memiliki peran strategis sebagai penghubung antara pemegang hak siar, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota. Peran tersebut dinilai penting untuk mengantisipasi potensi kendala teknis maupun regulasi, khususnya terkait penayangan di ruang publik.

 

“Dengan sinergi yang kuat, diharapkan berbagai kendala teknis dan regulasi bisa diminimalisir sehingga masyarakat dapat merasakan kemeriahan turnamen secara aman dan tertib,” jelasnya.

 

Khofifah juga berharap ajang Piala Dunia 2026 dapat menjadi sarana bagi lembaga penyiaran menunjukkan profesionalisme melalui tayangan yang informatif, menghibur, sekaligus edukatif. Ia optimistis kolaborasi antara Pemprov Jatim, KPID Jatim, TVRI, dan pemerintah daerah akan menciptakan penyiaran yang kondusif.

 

“Gotong royong antarlembaga menjadi kunci agar Jawa Timur tetap menjadi barometer nasional dalam penyelenggaraan penyiaran publik yang tertib, edukatif, dan menggembirakan,” ungkapnya.