Khofifah juga mendorong penerapan sports science dalam pembinaan atlet dengan memanfaatkan fasilitas UNESA Sports Science. Menurutnya, pembinaan berbasis data akan membuat capaian latihan lebih terukur dan meminimalkan risiko cedera.
“Bukan hanya fokus pada prestasi, tapi capaian bisa terukur dan pembibitan berjalan lebih siap. Kita harus memberi support maksimal kepada atlet,” tegasnya.
Selain aspek teknis, Khofifah menekankan pentingnya membangun budaya olahraga sejak dini melalui lingkungan sosial yang mendukung. Ia juga menegaskan kekompakan Forkopimda Jatim dalam mendukung prestasi olahraga daerah.
“Tidak ada sukses sendirian. Kita sukses karena bergandengan tangan, bersinergi, dan berkolaborasi,”tuturnya.