Khofifah juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga dan merawat jembatan sebagai aset bersama, serta menghindari vandalisme dan tindakan yang merusak fasilitas publik.
Sementara itu, Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemprov Jatim dalam pembangunan jembatan tersebut. Ia menyebut, setelah putus akibat banjir pada 2024, warga sempat pesimis akses penghubung dua desa bisa segera pulih.
“Jembatan Bubak tidak hanya menjadi penghubung Desa Gondang dan Kebontunggul, tetapi juga menjadi ikon baru dan penggerak ekonomi masyarakat, khususnya UMKM,” ujarnya.