Pengelolaan instalasi SPAM Mojolagres dilakukan oleh PT Air Bersih, sedangkan distribusi air ke pelanggan dilaksanakan oleh PDAM Mojokerto, PDAM Lamongan, dan PDAM Gresik. Khofifah juga mengimbau masyarakat ikut menjaga fasilitas air bersih tersebut agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
Selain meresmikan peningkatan kapasitas SPAM, Pemprov Jatim juga menyalurkan bantuan 400 drum aspal melalui Dinas PU Bina Marga kepada Pemerintah Kabupaten Mojokerto. Bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung pemeliharaan jalan kabupaten yang mengalami kerusakan.
Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra, menyampaikan apresiasi atas dukungan tersebut. Ia menyebut peningkatan kapasitas SPAM Mojolagres dan bantuan infrastruktur akan memperkuat layanan dasar masyarakat, khususnya di Kecamatan Gedeg, Jetis, Kemlagi, dan Dawarblandong.
“Ke depan kami akan berkoordinasi dengan PDAM agar pelayanan air bersih semakin optimal dan menjangkau lebih banyak masyarakat,” ujarnya.
Dengan peningkatan kapasitas ini, SPAM Mojolagres diharapkan menjadi tulang punggung layanan air bersih regional sekaligus memperkuat infrastruktur dasar untuk mendukung kesehatan dan produktivitas masyarakat Jawa Timur. (ivan)