Pakar tersebut juga menekankan bahwa kebijakan terkait harga plastik perlu diiringi dengan edukasi kepada masyarakat. Tanpa pemahaman yang baik, kenaikan harga dikhawatirkan hanya menjadi beban ekonomi tanpa memberikan dampak signifikan terhadap lingkungan.
“Ini penting karena sustainability tidak hanya digerakkan oleh regulasi, tetapi juga oleh permintaan pasar. Mendorong munculnya inovasi kemasan berbasis bahan lokal dibandingkan impor,” imbuh Rizkiy.
Ia menambahkan, pemerintah memiliki peran strategis dalam memperkuat regulasi, termasuk pembatasan penggunaan plastik sekali pakai serta pemberian insentif bagi industri yang mengembangkan produk ramah lingkungan.