Ia menjelaskan, ruas Kejayan–Purwosari merupakan bagian penting dari jaringan jalan provinsi yang harus dijaga kualitasnya secara berkelanjutan. Karena itu, penanganan dilakukan secara menyeluruh, bukan parsial.
“Ini yang terus kita ikhtiarkan untuk menjaga jalan provinsi, khususnya ruas Kejayan–Purwosari,” tambahnya.
Berdasarkan hasil peninjauan, terdapat kerusakan ringan sepanjang sekitar 3,6 kilometer. Meski tergolong ringan, Pemprov Jatim tetap melakukan penanganan serius dengan standar teknis yang ketat.
“Kerusakan ringan sekitar 3,6 km ini tidak kami anggap sepele. Dibongkar 5 cm, kemudian ditimbun lebih tinggi sekitar 30 persen dan dipadatkan dengan seksama hingga benar-benar stabil,” tegasnya.