Menurut Arumi, kegiatan ini tidak sekadar ajang kompetisi, melainkan juga wadah untuk membangun koneksi dan memperluas jaringan bisnis bagi pelaku industri kreatif perempuan.
Ia menambahkan, para finalis yang terpilih telah melalui proses seleksi panjang dari puluhan peserta terbaik di Jawa Timur. Produk yang ditampilkan pun dinilai tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga mengandung unsur pemberdayaan masyarakat lokal serta kepedulian terhadap lingkungan.
Berbagai karya inovatif ditampilkan dalam acara tersebut, mulai dari produk berbahan daur ulang, serat alam, hingga wastra batik dengan sentuhan modern.