Ia menegaskan, misi dagang tahun ini berbeda dari sebelumnya. Jika sebelumnya masih dalam tahap penjajakan, kini telah menghasilkan transaksi konkret dengan nilai signifikan.
Dari sisi kinerja perdagangan, Jawa Timur juga mencatatkan surplus dengan Malaysia pada 2025 sebesar 967,06 juta dolar AS. Nilai ekspor mencapai 1,53 miliar dolar AS, sedangkan impor sebesar 572,37 juta dolar AS.
Dalam forum tersebut juga dilakukan penandatanganan sejumlah kerja sama bisnis. Di antaranya antara PT Greenfields Indonesia dengan MyTernak Malaysia terkait komoditas peternakan.
Selain itu, PT Jatim Grha Utama menjalin kerja sama dengan Saengineersmy SDN BHD untuk pengembangan kawasan logistik dan perdagangan terintegrasi.