Ia juga menyebut peternakan UD Sapi Baru telah menjadi pemasok hewan kurban tidak hanya untuk Jawa Timur, tetapi juga ke sejumlah daerah lain seperti Kalimantan dan Jawa Tengah.
Menurutnya, kekuatan sektor peternakan Jawa Timur turut berkontribusi besar terhadap stabilitas pasokan hewan kurban nasional, terutama menjelang momentum Idul Adha yang identik dengan lonjakan permintaan.
Berdasarkan data Pemprov Jatim, proyeksi kebutuhan hewan kurban tahun ini mencapai 427.060 ekor, terdiri dari sapi 70.550 ekor, kambing 297.900 ekor, domba 58.600 ekor, dan kerbau 10 ekor.
Namun, ketersediaan ternak jauh melampaui angka tersebut. Untuk sapi, tersedia 629.119 ekor atau surplus 558.569 ekor. Kambing mencapai 940.693 ekor atau surplus 642.793 ekor. Domba sebanyak 484.468 ekor atau surplus 452.868 ekor. Sementara kerbau tersedia 1.698 ekor atau surplus 1.688 ekor.
“Kondisi ini menunjukkan Jawa Timur surplus cukup signifikan di seluruh jenis ternak kurban dan siap menopang kebutuhan provinsi lain,” tegasnya.