Billy menyebut sejumlah negara di Eropa juga mulai meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit menular dengan kembali menggunakan alat pelindung diri di ruang publik.
Di sisi lain, pemerintah daerah masih menunggu petunjuk teknis dari Kementerian Kesehatan RI terkait mekanisme skrining hantavirus. Pemerintah pusat disebut tengah berkoordinasi dengan World Health Organization terkait panduan pelaksanaannya.
“Kami masih menunggu guidance dari Kementerian Kesehatan terkait screening. Namun langkah antisipasi tetap kami siapkan,” jelasnya.
Dinkes Surabaya juga mengingatkan warga yang akan bepergian ke luar negeri agar melengkapi vaksinasi seperti influenza, pneumonia, dan meningitis sebagai perlindungan tambahan selama perjalanan.
“Yang paling penting masyarakat tetap menjaga daya tahan tubuh dengan olahraga rutin dan pola hidup sehat,” pungkas Billy. (frchn)