Keikutsertaan peserta dari berbagai negara, lanjut Khofifah, menjadi bukti meningkatnya kepercayaan masyarakat internasional terhadap penyelenggaraan event olahraga di Jawa Timur. Tahun ini peserta mancanegara datang dari Australia, Austria, Brunei Darussalam, Kolombia, Mesir, Prancis, Hong Kong, India, Jepang, Malaysia, Belanda, Filipina, Singapura, Korea Selatan, Swiss, Taiwan, Thailand, Inggris, Amerika Serikat, dan Vietnam.
Tak hanya berdampak pada promosi pariwisata, penyelenggaraan MANTRA116 juga memberikan efek berganda terhadap perekonomian daerah. Kehadiran ribuan peserta beserta pendamping menggerakkan sektor perhotelan, transportasi, kuliner, jasa wisata, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar lokasi kegiatan.
Khofifah menegaskan pengembangan olahraga berbasis alam harus berjalan beriringan dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan. Menurutnya, keberhasilan sebuah event olahraga tidak hanya diukur dari jumlah peserta, tetapi juga dari komitmen menjaga ekosistem yang menjadi lokasi penyelenggaraan.
“MANTRA berkomitmen terus berkontribusi bagi dunia trail running, sport tourism, dan ekonomi sirkular di Jawa Timur maupun Indonesia,” tegasnya.