Khofifah Ajak MUI Jatim Maksimalkan Syiar Islam Melalui Media Sosial

parlemen | 13 Juli 2026 07:33

 

Ia menegaskan, MUI memiliki peran strategis dalam memberikan panduan dan jawaban yang sahih atas berbagai persoalan keagamaan yang dihadapi masyarakat. Kehadiran konten keagamaan yang kredibel di ruang digital dinilai penting untuk mengimbangi derasnya arus informasi yang belum tentu memiliki dasar keilmuan yang dapat dipertanggungjawabkan.

 

Khofifah mencontohkan sejumlah platform dakwah digital yang mampu menjangkau masyarakat luas karena menghadirkan materi keagamaan dari narasumber yang memiliki kompetensi dan otoritas keilmuan.

 

Selain memperkuat dakwah digital, Khofifah juga mendorong MUI Jawa Timur untuk terus bersinergi dengan pemerintah dalam menghadapi berbagai persoalan sosial yang berkembang di masyarakat. Mulai dari kesehatan mental, kasus bunuh diri, kecanduan pornografi pada anak, penyebaran HIV/AIDS hingga persoalan perkawinan usia dini.

 

Menurutnya, berbagai tantangan tersebut membutuhkan kolaborasi banyak pihak, termasuk tokoh agama dan lembaga keagamaan yang memiliki kedekatan dengan masyarakat.

 

“MUI menjadi mitra strategis pemerintah dalam memberikan pendampingan dan penguatan spiritual kepada masyarakat. Peran ini sangat penting untuk membangun ketahanan sosial sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah perubahan zaman,” katanya.