Selain sektor penyeberangan, pertemuan tersebut juga membahas optimalisasi pengembangan Bandara Dhoho Kediri. Pemprov Jatim berharap bandara tersebut dapat semakin berperan dalam meningkatkan konektivitas wilayah selatan Jawa Timur.
Khofifah menilai keberadaan Bandara Dhoho memiliki potensi besar untuk mendukung aksesibilitas masyarakat, termasuk membuka peluang layanan penerbangan langsung menuju Arab Saudi guna mempermudah masyarakat menunaikan ibadah umrah dan haji.
Di sektor transportasi perkotaan, Pemprov Jatim juga mendorong percepatan pembangunan Surabaya Regional Railway Line (SRRL) sebagai moda transportasi massal terintegrasi di kawasan aglomerasi Surabaya.
Menurut Khofifah, kehadiran jaringan perkeretaapian regional tersebut akan menjadi solusi untuk meningkatkan mobilitas masyarakat sekaligus membantu mengurangi kemacetan lalu lintas di kawasan metropolitan Surabaya dan sekitarnya.
“Kehadiran jaringan perkeretaapian regional diharapkan mampu meningkatkan mobilitas masyarakat di kawasan aglomerasi Surabaya sekaligus mengurangi kemacetan lalu lintas,” katanya.