FK Unair dan Dinkes Surabaya Gelar Pelatihan A-PRESERVE, Tekan Salah Diagnosis Robekan Jalan Lahir

pendidikan | 19 Oktober 2025 06:00

 

Padahal, robekan jalan lahir terjadi pada 40–60 persen persalinan normal, dengan risiko lebih tinggi jika ukuran bayi besar, jalan lahir tidak elastis, atau tindakan episiotomi tidak tepat waktu.

 

Menurut dr. Gatut Hardianto, SpOG, Subsp Urogin Rek, sebagian besar rujukan ke RSUD Dr. Soetomo justru berasal dari Puskesmas. 

 

“Masalah utama ada di diagnosis yang tidak akurat. Luka berat dianggap ringan, lalu dijahit biasa. Akhirnya penyembuhan tidak optimal dan tetap jadi komplikasi,” tegasnya.