Ia menjelaskan, penguatan bahasa asing di Surabaya dimulai dari pengenalan kosakata di PAUD, lalu meningkat menjadi rangkaian kata di SD, dan berlanjut ke pengenalan grammar di SMP.
Selain itu, setiap Jumat di SD dan SMP sudah diterapkan kegiatan English Speaking Day untuk membiasakan siswa berkomunikasi dalam Bahasa Inggris.
“Kami ingin anak-anak tidak hanya tahu kosakata, tapi juga berani berbicara dalam Bahasa Inggris. Ini penting agar mereka siap menghadapi globalisasi,” tambah Yusuf.
Kebijakan nasional ini diharapkan semakin memperkuat langkah Surabaya sebagai kota pendidikan modern yang menyiapkan generasi berwawasan internasional tanpa meninggalkan karakter lokal. (ivan)