Perwakilan Bappedalitbang Surabaya, Emma, mengapresiasi hasil kajian mahasiswa.
“Masukan seperti ini membantu kami melihat dari sisi berbeda. Surabaya tetap menjaga mandatory spending pendidikan sebesar 20 persen dari APBD,” katanya.
Sedangkan Kepala Dinas Pendidikan Surabaya, Yusuf Masruh, berkomitmen memperkuat pemerataan mutu pendidikan hingga ke anak berkebutuhan khusus.
“Kami akan detailkan formulasi agar daya tampung, sarana, dan akses benar-benar merata,” ujarnya.