Tiat menjelaskan bantuan dilakukan melalui koordinasi dengan Dinas Sosial Jatim dan dukungan Gubernur Jatim. Menurutnya, Sekolah Rakyat memiliki peran strategis sebagai ruang edukasi bagi anak-anak dari beragam latar sosial ekonomi.
Adapun 16 SR penerima meliputi SR jenjang menengah pertama dan menengah atas yang tersebar di Kota Batu, Kab. Mojokerto, Kota Malang, Kab. Pamekasan, Kota Surabaya, Kab. Kediri, Kab. Lamongan, Kab. Bojonegoro, Kab. Gresik, Kab. Pasuruan, Kab. Ponorogo, Kab. Jember, Kota Probolinggo, Kab. Jombang, dan Kab. Tuban.
Ribuan buku yang dipinjamkan merupakan buku nonkurikulum yang akan diganti setiap enam bulan. Jenisnya meliputi ilmu terapan, teknologi informasi, agama, sosial-sains, matematika, kesenian, sejarah, geografi, hingga karya sastra seperti novel yang banyak diminati siswa.