Sebanyak sembilan SLB yang menerima manfaat program revitalisasi tersebut meliputi SLB Negeri Gedangan Sidoarjo, SLB Negeri Juwetkenongo Sidoarjo, SLB Negeri Banyuates Sampang, SLB Negeri Saronggi Sumenep, SLB Negeri Sampang, SLB Cinta Ananda Sumenep, SLB Siswa Budhi Surabaya, SLB PGRI Tlanakan Pamekasan, serta SLB Grahita Sari Dharma Wanita Surabaya.
Aries menjelaskan, revitalisasi mencakup pembaruan ruang kelas, penguatan fasilitas vokasi, peningkatan aksesibilitas sekolah, hingga perbaikan infrastruktur dasar. Ia juga menekankan pentingnya ruang fisioterapi sebagai layanan utama pendukung tumbuh kembang dan kemandirian siswa.
“Fasilitas yang sudah dibangun harus dirawat optimal, terutama ruang fisioterapi, agar pelayanan terapi berjalan aman dan sesuai standar,” tegasnya.