“Kegiatan berbasis gim harus tetap berada dalam koridor pendidikan. Anak-anak harus bijak menggunakan gadget, dan kewajiban belajar tidak boleh terabaikan,” tegas Sabrina.
Ia menambahkan, nilai-nilai disiplin, sportivitas, serta tanggung jawab harus menjadi bagian utama dari setiap aktivitas siswa, termasuk dalam kompetisi esport.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Ekosistem Gim Moonton Games, Erina Tan, menjelaskan bahwa program MLBB Goes To School berangkat dari tingginya antusiasme pelajar terhadap gim. Popularitas tersebut, kata dia, perlu diarahkan ke aktivitas yang positif dan edukatif.
“Ketika generasi muda menyukai gim kami, sudah menjadi tanggung jawab kami untuk memastikan mereka bermain secara sehat, terstruktur, dan bermakna melalui pendampingan bersama dunia pendidikan,” ujarnya.