Di wilayah Pasuruan, program menyasar 16 sekolah dengan total anggaran sebesar Rp16,33 miliar. Sementara di wilayah Probolinggo, revitalisasi dilakukan pada enam sekolah dengan dukungan anggaran Rp7,38 miliar.
Khofifah menegaskan, sekolah swasta merupakan mitra strategis pemerintah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, sehingga berhak mendapatkan dukungan lingkungan belajar yang layak dan berkualitas.
Selain pembangunan fisik, Pemprov Jatim juga mendorong peningkatan mutu pendidikan melalui penguatan sumber daya manusia. Salah satunya dengan pengembangan Bank Talent DNA untuk memetakan potensi dan kompetensi peserta didik.