Ribuan Pelajar Surabaya Lolos Administrasi Beasiswa Penghafal Kitab Suci 2026

pendidikan | 10 Februari 2026 06:04

 

Ia menjelaskan, sejumlah peserta dinyatakan gugur karena tidak memenuhi persyaratan administrasi, terutama tidak melampirkan Kartu Keluarga sebagai bukti domisili warga Kota Surabaya, yang menjadi syarat mutlak.

 

Febrina menegaskan, tes hafalan akan menjadi indikator utama dalam penilaian beasiswa ini. Karena itu, peserta diminta mempersiapkan diri secara optimal sesuai indikator penilaian masing-masing agama.

 

“Semua anak yang lolos administrasi pada dasarnya sudah baik. Namun karena kuota terbatas, kami harus memilih yang paling memenuhi kriteria,” jelasnya.