Menurutnya, program ini bukan sekadar slogan, melainkan gerakan terukur untuk memperkuat literasi dan numerasi siswa, sekaligus meningkatkan angka partisipasi lulusan SMA dan SMK yang melanjutkan ke perguruan tinggi.
Sejumlah langkah strategis telah disiapkan. Di antaranya penunjukan 12 SMA Negeri sebagai sekolah percontohan (pilot project), pendataan serta pemetaan potensi siswa dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), hingga penguatan akademik menghadapi Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) melalui intensifikasi materi persiapan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).
Pemprov Jatim juga menggelar asesmen dan try out UTBK-SNBT secara berkala yang disertai analisis hasil, guna meningkatkan kesiapan siswa menembus perguruan tinggi negeri.
Sebagai bentuk afirmasi, Pemprov Jatim menyiapkan skema penghargaan berupa tambahan revitalisasi infrastruktur bagi sekolah yang mampu meningkatkan capaian kelulusan siswanya secara signifikan dibanding tahun sebelumnya.
“Kalau target yang diterima dua kali dari tahun lalu, akan ada reward. Reward-nya infrastruktur di masing-masing sekolah. Insya Allah akan kita lakukan revitalisasi secara lebih komprehensif,” tegasnya.