Madrasah dan Sekolah Keagamaan Jadi Prioritas, Menag Usul Tambahan Rp24,8 Triliun

pendidikan | 05 April 2026 08:08

Madrasah dan Sekolah Keagamaan Jadi Prioritas, Menag Usul Tambahan Rp24,8 Triliun
Menteri Agama Nasaruddin Umar dalam Rapat Tingkat Menteri Bidang Pendidikan bersama Menko PMK secara daring. (dok kemenag)

JAKARTA, PustakaJC.co – Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan komitmennya untuk memperkuat madrasah dan sekolah keagamaan melalui usulan tambahan anggaran tahun 2026 sebesar Rp24,8 triliun.

 

Usulan tersebut disampaikan dalam Rapat Tingkat Menteri (RTM) Bidang Pendidikan bersama Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan yang digelar secara daring, Sabtu, (4/4/2026).

 

“Usulan anggaran ini adalah ikhtiar kita untuk menjamin bahwa tidak ada lagi ketimpangan antara madrasah dan sekolah umum. Pendidikan keagamaan harus berjalan beriringan dalam mencetak generasi unggul,” tegas Menag. Dilansir dark kemenag.go.id, Minggu, (5/4/2026).

 

Tambahan anggaran itu difokuskan untuk sejumlah program strategis. Di antaranya revitalisasi satuan pendidikan sebesar Rp13,7 triliun, digitalisasi pembelajaran Rp10,9 triliun, bantuan buku tulis gratis Rp159 miliar, serta program Sekolah Unggul Garuda Transformasi sebesar Rp22,9 miliar.

 

Menag menegaskan, negara harus hadir memberikan perlakuan yang setara bagi seluruh lembaga pendidikan. Menurutnya, kesenjangan yang selama ini terjadi tidak boleh terus berlanjut.

 

“Tidak boleh ada perbedaan antara sekolah umum dan sekolah keagamaan. Semuanya harus setara karena ini menyangkut hak anak bangsa,” ujarnya.