82 Persen Warga Sudah Online, Guru Dituntut Kuasai AI

pendidikan | 24 April 2026 05:28

 

Data menunjukkan urgensi tersebut. Survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mencatat penetrasi internet di Jawa Timur pada 2025 mencapai 82,19 persen, meningkat dari 81,79 persen pada tahun sebelumnya. Indeks Masyarakat Digital Indonesia (Indi) juga naik dari 46,07 pada 2024 menjadi 49,17 pada 2025.

 

Namun, peningkatan akses digital tidak sepenuhnya diiringi kesiapan menghadapi risiko. Sepanjang 2025, Kementerian Komunikasi dan Digital mencatat lebih dari 2,7 juta konten negatif telah diblokir, dengan mayoritas terkait judi online.

 

Di sisi lain, Jawa Timur masuk dalam tiga besar wilayah dengan tingkat aduan kejahatan digital tertinggi di Pulau Jawa. Data Satgas PASTI menunjukkan, sejak Januari 2025 hingga Januari 2026, terdapat 2.839 laporan pinjaman online ilegal dan 752 laporan investasi ilegal.