Salah seorang perawat yang mendampingi kegiatan menjelaskan, sejumlah pasien mengalami depresi dan stres berat akibat konflik keluarga, khususnya KDRT.
Kondisi tersebut kerap memunculkan perilaku emosional seperti mudah marah, mengamuk, hingga kesulitan mengendalikan diri.
Namun suasana ruang rehabilitasi berubah lebih hangat ketika para siswa hadir dan berinteraksi langsung dengan pasien. Melalui permainan sederhana dan percakapan santai, para pasien tampak lebih terbuka dan ceria.