“Anak-anak sekarang harus diajak mencintai budaya dengan cara yang menyenangkan dan relevan dengan kehidupan mereka,” tuturnya.
Ke depan, Pemkot Surabaya berencana memperluas program pelestarian bahasa daerah melalui kegiatan ekstrakurikuler serta integrasi budaya lokal dalam aktivitas sekolah sehari-hari.
“Harapannya, bahasa Jawa bukan hanya dipelajari, tetapi benar-benar digunakan dan menjadi bagian dari karakter generasi muda Surabaya,” pungkasnya. (frchn)