Konsep pendidikan berbasis asrama dinilai menjadi sarana efektif untuk menanamkan nilai-nilai kebersamaan, tanggung jawab, dan kepedulian sosial sejak dini. Karena itu, pemerintah ingin memastikan setiap siswa mendapatkan pendampingan yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga kesehatan mental dan perkembangan emosional.
Sekolah Rakyat Terintegrasi di Tuban nantinya tidak hanya menampung peserta didik dari Kabupaten Tuban, tetapi juga menerima siswa dari Kabupaten Bojonegoro serta Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Peserta didik berasal dari jenjang sekolah dasar, sekolah menengah pertama, hingga sekolah menengah atas.
Hingga akhir Juli 2026, pembangunan kawasan Sekolah Rakyat Terintegrasi di Tuban telah memasuki tahap akhir. Berbagai fasilitas utama seperti ruang kelas, asrama, masjid, kantin, laboratorium, lapangan olahraga, dan sarana pendukung lainnya telah berdiri dan siap digunakan.
Khofifah berharap seluruh fasilitas tersebut mampu mendukung proses pendidikan yang berkualitas sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi tumbuh kembang siswa.