Salah satu indikator keberhasilan itu terlihat dari capaian Jawa Timur yang mampu mempertahankan predikat juara umum Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Nasional selama empat tahun berturut-turut. Menurutnya, prestasi tersebut ditopang sistem pembinaan yang terintegrasi sehingga peserta didik mendapatkan pendampingan secara berkesinambungan dan mampu mengembangkan potensinya secara optimal.
Selain itu, akses lulusan vokasi menuju dunia kerja internasional juga terus meningkat. Hingga saat ini, sebanyak 4.915 siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Jawa Timur telah memperoleh kesempatan magang maupun bekerja di 13 negara.
Khofifah juga menyoroti keberhasilan Program SMA Double Track yang membekali peserta didik dengan keterampilan vokasional dan kewirausahaan sehingga lulusan SMA memiliki bekal kompetensi tambahan sebelum memasuki dunia kerja atau membuka usaha mandiri.
“Kalau anak-anak bertalenta bertemu dengan mentor dan ekosistem yang tepat, mereka akan menjadi kekuatan besar bagi Indonesia,” ucapnya.