JAKARTA, BeritaGov.id – Hadipras menyoroti fenomena menurunnya euforia Lebaran 2026 yang dinilai tidak lagi semeriah tahun-tahun sebelumnya. Kondisi ini disebut berkaitan dengan tekanan ekonomi yang memengaruhi daya beli masyarakat.
Lebaran yang selama ini menjadi momen pendorong perputaran ekonomi dinilai mulai kehilangan gaungnya. Jumlah pemudik diperkirakan menurun menjadi 143,9 juta orang, sementara omzet pedagang di sejumlah pusat perbelanjaan dilaporkan turun hingga 50 persen.
Perubahan ini mencerminkan sikap masyarakat yang kini lebih berhati-hati dalam mengelola pengeluaran di tengah ketidakpastian ekonomi.