Dwija menambahkan, pembangunan tribun penonton akan dilakukan pada tahap berikutnya setelah lintasan rampung. Ke depan, kawasan GBT tidak hanya menjadi lokasi olahraga, tapi juga akan dikembangkan menjadi zona wisata olahraga terpadu.
“Nantinya kawasan sekitar GBT akan dilengkapi perkampungan atlet, hotel, pusat perbelanjaan, hingga hunian. Tujuannya agar bisa menjadi generator pertumbuhan wilayah barat Surabaya dan menarik event berskala nasional maupun internasional,” jelasnya.
Saat ini, berbagai kejuaraan nasional sudah beberapa kali digelar di kawasan GBT, menegaskan potensinya sebagai magnet baru sport tourism di Surabaya. (ivan)