Sebelumnya, pada 1 Januari 2026, Bandara Juanda melayani 33.170 penumpang dengan 238 penerbangan. Jumlah tersebut meningkat pada 2 Januari menjadi 37.313 penumpang dengan 272 penerbangan, sebelum akhirnya mencapai puncak pada 3 Januari dengan 289 pergerakan pesawat.
Menurut Tohir, mayoritas penumpang arus balik berasal dari daerah wisata dan kampung halaman, dengan tujuan kota-kota besar, termasuk Surabaya.
Secara kumulatif, selama periode 15 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026, Bandara Juanda mencatat pelayanan terhadap sekitar 817 ribu penumpang dengan total 5.600 penerbangan.
Manajemen Bandara Juanda memastikan seluruh operasional arus balik berjalan optimal melalui penguatan layanan terminal, pengaturan alur penumpang, serta koordinasi intensif dengan maskapai dan instansi terkait.