Sementara itu, lonjakan perjalanan juga diperkirakan kembali terjadi pada arus balik awal, yakni H+2 Lebaran atau 22 Maret 2026.
Ia menjelaskan bahwa pola perjalanan menggunakan kereta cepat Whoosh pada periode Lebaran memiliki karakteristik berbeda dibandingkan moda transportasi jarak jauh lainnya.
Dengan waktu tempuh sekitar 30 menit, banyak masyarakat memilih tetap melaksanakan Salat Idul Fitri di kota asal, kemudian melakukan perjalanan setelahnya untuk bersilaturahmi maupun berwisata.
Berdasarkan data sementara, lebih dari 25 ribu tiket telah terjual untuk keberangkatan periode 15 hingga 21 Maret 2026. Dari jumlah tersebut, tanggal 18 Maret menjadi hari dengan tingkat pemesanan tertinggi sejauh ini.