Ia menambahkan, puncak pergerakan penumpang terjadi pada 14 Maret 2026 dengan total 47.547 penumpang. Sementara itu, rute domestik masih mendominasi lalu lintas penerbangan, terutama menuju Bandara Soekarno-Hatta dengan 50.030 penumpang, Bandara Sultan Hasanuddin sebanyak 29.065 penumpang, serta Bandara I Gusti Ngurah Rai dengan 28.250 penumpang.
Pihak bandara memastikan pelayanan selama masa angkutan Lebaran berjalan dengan aman dan lancar. Namun, terdapat penyesuaian operasional penerbangan pada peringatan Hari Raya Nyepi pada 19 Maret 2026, di mana seluruh penerbangan dari dan menuju Bali dihentikan selama 24 jam.
Kondisi tersebut berdampak pada 30 pergerakan pesawat, terdiri dari 16 kedatangan dan 14 keberangkatan, yang melibatkan sejumlah maskapai seperti Garuda Indonesia, Lion Air, Batik Air, Citilink, dan Super Air Jet.