Sektor jasa, khususnya pariwisata, mencatatkan pertumbuhan tertinggi sebesar 8,64 persen. Lonjakan ini seiring meningkatnya kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Selain itu, sektor transportasi dan pergudangan juga ikut terdongkrak dengan pertumbuhan 8,4 persen, dipicu naiknya mobilitas masyarakat melalui berbagai moda seperti kereta api, bus, dan pesawat.
Di sisi lain, sektor pertanian tetap menjadi tulang punggung ekonomi Banyuwangi. Pertumbuhannya mencapai 4,36 persen, didorong oleh peningkatan produksi gabah kering giling yang naik hingga 15,83 persen dibanding tahun sebelumnya.
Tak hanya itu, sektor perdagangan dan konstruksi juga menjadi kontributor utama dalam menopang struktur ekonomi daerah. Realisasi investasi, baik penanaman modal asing (PMA) maupun penanaman modal dalam negeri (PMDN), tercatat meningkat secara kumulatif sepanjang 2025.