Direktur Keuangan dan SDM KBS, Muhammad Nahroni, menyampaikan bahwa implementasi awal berjalan lancar tanpa kendala berarti. Sistem ini juga tetap mempertahankan tarif parkir sebelumnya, yakni Rp5.000 untuk sepeda motor dan Rp10.000 untuk mobil, namun dengan metode pembayaran yang lebih modern.
“Ketika nanti pengunjung ramai, kita akan tambah alat seperti di tol agar lebih cepat. Secara implementasi tidak ada kendala,” tambah Nahroni.
Respons pengunjung dinilai positif, meskipun transaksi QRIS memerlukan waktu sedikit lebih lama saat kondisi ramai. Untuk mengantisipasi hal tersebut, pengelola berencana menambah perangkat pembayaran digital menyerupai sistem di gerbang tol guna mempercepat arus kendaraan.