SURABAYA, PustakaJC.co – Viaduk Gubeng menjadi salah satu bangunan bersejarah yang tetap bertahan di tengah pesatnya perkembangan Kota Surabaya. Dibangun pada 1915, viaduk ini menghubungkan kawasan Gubeng bagian timur dan barat sekaligus menjadi saksi perjalanan transportasi dan perjuangan kemerdekaan Indonesia. Jumat (15/5/2026).
Sebelum viaduk dibangun, masyarakat hanya menggunakan jalan setapak untuk melintas. Namun setelah jalur rel kereta api dibuat pada masa kolonial, akses tersebut terputus sehingga pemerintah Hindia Belanda membangun viaduk demi menjaga keselamatan warga dan kelancaran perjalanan kereta api.
Pegiat sejarah Surabaya, Nur Setiawan, menjelaskan pembangunan viaduk dilatarbelakangi kebutuhan akan keamanan transportasi masyarakat pada masa itu.
“Waktu itu pemerintah sangat mementingkan keselamatan masyarakat dan juga untuk transportasi darat,” ujarnya, dikutip dari Radar Surabaya, Jumat (15/5/2026).